News


Kisah Inspiratif Mongol Stres
Chandra Ekajaya on 09/22/2016 at 6:35am (UTC)
 Hari ini Chandra Ekajaya akan memberikan sebuah kisah inspiratif dari salah satu komika senior di Indonesia yaitu Mongol Stres. Sebelum bercerita mengenai Mongol lebih dalam, Chandra Ekajaya akan membahas mengenai latar belakangnya terlebih dahulu. Mongol adalah seorang komika atau yang lebih di kenal oleh masyarakat adalah stand up comedy. Ia adalah comic yang pertama kali muncul di layar kaca kala itu di Metro TV yang memang pada akhirnya sekarang ini menjadi lebih ramai untuk lawakan jenis yang satu ini. Mongol sekarang juga telah sukses sekali, sekali manggung, sekitar 15 menit saja ia bisa mendapatkan bayaran sebesar 22,5 juta hingga 45 juta. Bayaran tersebut tentu lebih besar di bandingkan dengan artis artis pada umumnya. Mongol sendiri juga terkenal sebagai stand up paling mahal di Indonesia, atau dengan bayaran paling besar di Indonesia. Ia sendiri pernah mengutarakan kalau dalam waktu satu bulan, ia bisa mendapatkan uang sebesar 500 juta rupiah, atau pun tidak mendapatkan uang segitu, ia juga tetap mendapatkan gaji yang besar di angka kisaran 200 juta. Kekayaannya tersebut juga bisa di lihat dari rumah yang dapat dia miliki di bilangan Mampang Jakarta Selatan. Ia juga mengaku kalau dahulu sempat membeli sebuah Ferari untuk kesengannya lagi, meski pada akhirnya harus ia jual kembali karena alasan tempat tinggalnya yang begitu banyak polisi tidur. Namun di balik semua itu, ternyata ada sebuah kisa inspiratif yang di jalani oleh Mongol di Jakarta, semua kesuksesannya tersebut bukanlah di raih semudah membalikkan telapak tangan. Nah dari sini maka Chandra Ekajaya akan membahas bagaimana perjalanan hidup dari seorang Mongol Stres tersebut.

Pertama kali ke Jakarta, pada tahun 1997, Mongol merupakan seorang yang di besarkan di Manado. Kebetulan memang ibu dari Mongol ini adalah seorang Manado, sedangkan ayahnya sendiri adalah seorang keturunan Tiong Hoa. Pada tahun tersebut Mongol yang dahulunya adalah seorang penganut aliran sesat, dan setelah memutuskan untuk bertobat, maka ia memutuskan untuk pergi ke jakarta karena ingin sekolah pendeta di sana. Kala itu Mongol memang mendapatkan bantuan dana dari seorang sponsor yang ingin membiayainya sekolah pendeta di Jakarta. Dengan dukungan keluarga dan doa dari para pendeta yang berada di Manado, akhirnya Mongol memberangkatkan dirinya ke Jakarta. Setibanya di Jakarta, ternyata semuanya itu tidak berjalan seperti yang di inginkan. Ia justru mendapati masalah 1 tahun setelah itu. Dimana krisis moneter melanda seluruh Indonesia. Sponsor dari Mongol sendiri pun melarikan diri di tahun 1998 setelah krisis moneter tersebut. Karena alasan malu untuk pulang ke manado, karena memang ia ingin menjadi pendeta kala itu, maka ia tetap memutuskan bertahan di Jakarta.

Perjalanan hidup mongol begitu keras kala itu, dimana ia harus tinggal di emperan toko yang berada di sarinah. Kala itu ia tidak memiliki tempat tinggal, hingga akhirnya ia harus mencari pekerjaan. Pekerjaan demi pekerjaan ia alami, ia pernah menjadi seorang waiters di sebuah rumah makan padang. Kerasnya hidup di jakarta membuatnya sulit mencari pekerjaan, terlebih lagi karena ia tidak memiliki bekal ilmu yang cukup, di tambah lagi dengan angka pengangguran kala itu tinggi sekali sebab banyaknya PHK yang terjadi karena krisis moneter. Ia pun harus rela bekerja siang dan malam agar bisa bertahan hidup. Bahkan pada saat itu, Mongol sendiri pernah bertahan hidup tanpa makan sekali pun selama 9 hari karena tidak memiliki uang sama sekali. Hingga akhirnya ia mendapatkan pekerjaan tersebut. Mongol sendiri juga bahkan pernah bekerja sebagai loper koran untuk bisa tetap bertahan di kala itu. Hingga akhirnya semua kerja kerasnya sekarang terbayarkan.


 

Jangan Pernah Menganggap Apa Yang Kamu Kerjakan Lebih Baik Dari Orang Lain
Chandra Ekajaya on 09/21/2016 at 3:25am (UTC)
 Bukan karena kamu maulidan lantas kamu tidak dianggap ahlussunnah. Bukan karena kamu celananya cingkrang lantas kamu tidak dianggap ahlussunnah. Karena semua itu hanya ranah khilafiyah. Bukan karena sorbanmu membuat kamu pantas disebut ahlussunnah. Bukan karena panjang janggutmu membuat kamu pantas menyandang gelar ahlussunnah. Karena itu cuma sunnah dan bukan pokok agama.

Namun, ketika kamu berlebihan atau yang sering di sebut dengan ghuluw dalam menghukumi sesuatu, maka kamu mulai keluar dari jalur ahlussunnah. Ketika kamu mulai menyepelekan sesuatu atau yang sering di sebut dengan tasahul, maka kamu mulai keluar dari jalur ahlussunnah. Mulai keluarnya kamu dari jalur ahlussunnah, tak otomatis membuatmu menjadi ahlul bid'ah. Hanya saja tingkatan ahlussunnah-mu yang sedikit berubah. Karena keimanan dan ketaatan itu naik-turun, tak pernah sama.

Maka dari itu, tolong lah saudara Chandra Ekajaya yang sedang keliru dengan nasihatmu yang lembut sebagaimana kau memperlakukan dirimu sendiri. Jika ada yang akan jatuh, angkatlah, jangan malah dicampakkan dan ditinggalkan. Jika ada yang sakit, sembuhkanlah, jangan malah kau hiraukan dan kau binasakan. Jadilah kamu saling melengkapi bagi saudaramu. Karena sesungguhnya, orang beriman itu seperti satu tubuh. sbnrnya maulidan khilafnya hny ada pd mutaakhirin, perayaan maulid sndr br dimulai pada masa Dinasti 'Ubaid atau Fathimiyun yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan apa yang harus di beraliran rafidhah dan berdusta dengan mengaku mengaku keturunan Fathimah kerajaan mereka sendiri baru dimulai sekitar tahun 300 - 400 H.

hanya memang orang orang yang terbagi dlm menyikapi perayaan ini, ada yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan apa yang harus di ghuluw (hingga mengarang2 hadits palsu demi melegalisasinya dan inilah yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan apa yang harus di tidak baik), ada yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan apa yang harus di mutawasith dengan menganggap maulid sndr sekedar dimaknai sebagai salah satu sarana utk mengenang perjuangan Nabi serta sirah beliau Shallallaahu 'alaihi wasallam. kalo kita belajar fiqh ulama madzhab, kita akan menemui beberapa hal yang mereka terapkan dalam madzhab-nya dan tanpa menggunakan satu pun dalil dari nash yang ada. Karena mereka mujtahid muthlaq, bisa melakukan ijtihad sendiri untuk beberapa hal yang dirasa penting.

Chandra Ekajaya lagi belajar rutin fiqh syafi'iyah, dan ada hal-hal yang disampaikan dalam madzhab, tidak berpatokan pada adanya dalil. Semisal dalam syafi'iyah ada qunut shubuh. Dalilnya shahih bagi syafi'iyah dalam hal qunut shubuh. Nah qunut shubuh ini masuk pada sunnah ab'at yang mana apabila ditinggalkan, maka wajib baginya (dalam madzhab syafi'i) untuk sujud sahwi. Dalilnya apa? Gak ada! Lho terus mereka melakukan itu atas dasar apa kalo tanpa dalil? Ya itu bagian dari ijtihad.

Berani mengeluarkan Imam Asy Syafi'i yang bergelar Nashirus Sunnah (penolong sunnah) ini dari ahlissunnah? Atau mengeluarkan Imam Nawawi (yang menulis kitab Minhajuth Thaalibin - kebetulan ini yang Chandra Ekajaya dkk pelajari) dari ahlissunnah? Padahal mereka gak pake dalil ini menentukan hal seperti ini.

Banyak hal, perlu dilihat secara utuh. Tidak sepotong-sepotong dan dengan sudut pandang yang sempit. maulid memang ga ada dalilnya dan itupun diakui oleh ulama ulama uta'akhirin yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa memikirkan apa yang harus di membolehkannya, hanya saja penerapan maulid ini masuk pada kaidah maqashid syar'i,
 

Inilah Cara Membedakan Mana Yang Benar Dan Baik
Chandra Ekajaya on 09/20/2016 at 6:39am (UTC)
 Andaikata semua orang hatinya lurus, sehingga ia mau menerima hujjah kebenaran perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya disampaikan kepadanya. maka untuk apa dunia ini diciptakan? Chandra Ekajaya mengemukakan Adanya iblis perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya terusir dari surga kemudian berikrar akan mengganggu.

Bahkan bagi diri kita perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya mengaku beriman Chandra Ekajaya pun juga tak luput dari fitnah tsb. Biarpun dijelaskan dengan cara selemah lembut apapun, jika didalam hatinya masih ada rasa benci, ujub, keras hati, maka nggak akan sampai merasuk apapun perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan Chandra Ekajaya hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya kita jelaskan

Kalau mau menerima ilmu itu alangkah baiknya membersihkan hati dulu. Ibarat teko perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya berisi air kotor, baiknya air tsb dibuang dulu, setelah itu tekonya dibersihkan, agar siap menampung kembali air perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya bersih.

Begitupun ketika menerima ilmu, percuma kalau hati kita masih kotor dan nggak mau menerima masukan dan nasehat dr orang lain, perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya ada kita bertahan dengan kefaqiran,kejahilan, dan ke-futur-an kita. Allahul musta'an.

Semoga bukan termasuk orang yang sombong (Orang yang menolak kebenaran), dan semoga kita termasuk orang perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya berlapang dada ketika menerima nasehat dan masukan, aamiin. Orang kalau sudah benci sama kita, apapun yang kita katakan akan selalu salah menurutnya, ia akan slalu antipati sekalipun yang kita katakan itu adalah suatu kebenaran Orang yang sayang sama kita ,apapun yang kita sampaikan biasanya akan selalu diterima dengan baik apa yang kita sampaikan. Makanya kalau nasehat mau diterima ,buat dulu orang yang kita nasehati cinta sama kita, bi'idznillah ilmu perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya .

Sampaikan perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya bermanfaat untuk kepentingan dunia dan akhirat. Untuk itu tidaklah aneh, ketika kita menyampaikan kebenaran banyak org perjalanan hidup akan terasa kalut jika jangan hanya mengikuti arus yang tak pernah kamu mengerti arahnya kemana, karena itu bisa hanya melihat utuk ke depannya antipati dan menolak.


 

Hidup itu Bukan Hanya di Dunia, Tapi Akhirat Juga Pikirin
Chandra Ekajaya on 09/19/2016 at 4:47am (UTC)
 Intinya kita hidup di dunia ini untuk beragama. Baik pemahaman aqidah, cara ibadah maupun bentuk mu'amalahnya semua WAJIB mencontoh Nabi Muhammad dan para sahabatnya jika kamu mau selamat di dunia dan akhirat.
Semuanya berusaha kita contoh dan kita praktekkan, kita amalkan.
Ya aqidahnya Ya ibadahnya Ya mu'amalahnya Ya akhlaknya Ya sikapnya Ya pemahamannya Ya budi pekertinya Ya adab-adabnya

dari yang di sebutkan oleh Chandra Ekajaya itu semuanya harus di amalkan di praktekan di kehidupan sehari-hari. Simpel sebenarnya. Kita cuma disuruh nyontoh mereka. Karena merekalah generasi terbaik umat Islam. Generasi paling awal menjalankan yang seharusnya kita kerjakan, tapi memeluk agama Islam. Otomatis mereka (para sahabat) adalah menjalankan yang seharusnya kita kerjakan, tapi paling paham terhadap agama Islam ini. Manhaj artinya cara, sikap, metode atau sistem dalam menjalankan suatu aturan agama.
Salaf artinya menjalankan yang seharusnya kita kerjakan, tapi terdahulu atau menjalankan yang seharusnya kita kerjakan, tapi paling awal, menjalankan yang seharusnya kita kerjakan, tapi paling tua baik secara umur dan pengalaman.

Sedangkan untuk makna Manhaj salaf adalah suatu cara atau metode dalam beragama Islam yang mengikuti generasi terdahulu yaitu generasi para sahabat, tabi'in, dan tabiut tabi'in. Manhaj salaf disebut juga *manhaj ahlussunnah wal jama'ah* yang sesungguhnya.


Nah, kali ini Chandra Ekajaya akan menjelaskan apa saja si Prinsip manhaj salaf :
1. Al-Qur'an
2. As-Sunnah yang shahih (hadits shahih)
3. Pemahaman para sahabat

Jadi, orang Islam yang ber-manhaj salaf adalah *mereka menjalankan yang seharusnya kita kerjakan, tapi menjalankan agamanya baik aqidahnya, ibadahnya maupun mu'amalahnya berdasarkan Al-Qur'an, hadits shahih dan disertai pemahaman para sahabat.
Lalu apa saja sih pilar dari dakwah manhaj salaf itu?

Chandra Ekajaya menjelaskan kembali pilar dari dakwah manhaj salaf itu yakni:
1. Memurnikan ibadah hanya untuk Allah Ta'ala dan memerangi segala bentuk kesyirikan;
2. Taat kepada pemimpin muslim dalam perkara yang ma'ruf/baik (bukan perkara maksiat);
3. Menghidupkan sunnah-sunnah Nabi dan memerangi bid'ah (perkara yang dibuat-buat dalam agama)

Sedangkan untuk misi dakwah salaf itu sendiri terdiri dari:
1. Mengajak pada tauhid;
2. Mengajak pada Sunnah Nabi;
3. Amar ma'ruf nahi munkar;
4. Menekankan adab dan akhlak yang mulia;
5. Mengajak umat agar berilmu dulu sebelum beramal.

Bagaimana bila mengaku bermanhaj salaf akan tetapi dalam aqidah tak mencerminkan aqidah seperti yang dicontoh ulama salaf contoh dalam hal wala wal bara seorang muslim yang salah kafrah. Ada yang mengaku paling salaf tetapi masih wala pada. para pembenci millah ibrahim( menurut pendapat para ulama disebut thaghut) dan mencaci para pengikut millah ibrahim, tanya salah satu temannya.

Dia pun menjawab hal itu berarti namanya ngaku-ngaku saja sebagai ajarannya. Banyak dan mudah bagi siapapun saja jika hanya asal mengaku. Lihat saja pd kesimpulan amalnya. Apakah amalannya tsb atau pemahaman aqidahnya sesuai dg aturan Allah dan Rasul atau tidak? Gitu aja membedakannya. permasalahnnya bila sudah melibatkan sebuah lembaga pndidikan bermanhaj salafy, banyak jamaahnya dengan sarana media dakwah yang lengkap, uniknya antara gerakan salafy yang satu dengan yang lain tak akur padahal termasuk kelompok yang moderat , apatah lagi dengan gerakan salaf yang puritan yang dikenal dengan sebutan khawarij masa kini. dilaknat jadi bahan bakar neraka .


 

Bagi Kamu Para Hijabers, Coba Follow Instagram Fashionista Berhijab Berikut Ini! Part. 2
Chandra Ekajaya on 09/16/2016 at 3:21am (UTC)
 Bagi kamu para wanita hijab, tentunya bigung dan harus berbuat apa untuk menentukan Fashion hijab atau style hijab yang sedang kamu ingin terapkan dan ingin kamu kenakan untuk aktivitas kamu. Banyak dari teman-teman Chandra Ekajaya, yang bisa dibilang hijab ataupun yang lainnya.

Memang untuk sekarang ini, fashion-fashion hijab bisa dibilang begitu trend dan banyak sekali orang-orang yang mengikuti trend dan sangat menyukai fashion tersebut. Tapi banyak juga dari info yang Chandra Ekajaya, bahwa ketika kamu berhijab itu menutup gaya ataupun menutup kamu untuk tampil trendi tapi masih dalam syariat dan ajaran islam tentunya.

Karna pasalnya setiap gadis mulimah didunai ini berhak dan memiliki hak untuk gaya dan fashion hijab apa yang ingin mereka kenakan untuk aktivitas mereka sehari-sehari. Tapi hal tersebut jika Chandra Ekajaya, masih sah-sah saja asalkan masih dalam ajaran islam dan syariat islam. Nah berikut beberapa Instagram, yang bisa menjadi fashion hijab ataupun menjadi inspirasi bagi kamu para hijabers yang bisa menjadi inspirasi kamu.

1. Faiha Aldrianzah

Salah satu wanita hijab asal Malaysia ini bernaka Faiha Aldrianzah, salah satu wanita hijab yang mempunyai gaya dan memiliki style gaya yang begitu cantik dan begitu rendi sekali. Salah satu wanita yang dikenal dengan gaya yang edgy dan agak begitu nyentrik ini tapi tetap terlihat cantik dan begitu islami ini memang jagonya.

Bisa dibilang gaya yang dimiliki oleh Faiha Aldrianzah ini cukup berbeda dengan gaya Fashion Hijab pada umumnya, selain itu juga dia pandai sekali menggabungkan antara gaya muslimah dengan gaya feminine yang terlihat begitu pas dan begitu elegan. Selain itu juga gaya yang dipakai Faiha Aldrianzah bisa dibilang cukup Street karna dia selalu memakai bomber jacket ataupun jaket kulit yang dipadukan dengan stylish gaya hijabnya. Yuk langsung saja intip dan follow Instagramnya @fayaldrin

2. Zulfiye Taffa

Salahs atu cewe Turki yang lahir di Australia in imemang kental dengan gaya hijab yang sangat sederhana walaupun terlihat sangat sederhana tapi dia tetap kelihatan cantik dan begitu elegan sekali. Zulfiye Taffa juga merupakan seorang Blogger asal Australia yang berdarah asli Turki yang memfokuskan bagi meraka cewe-cewe yang dengan lengkuk tubuh yang menonjol.

Zulfiye Taffa juga dikenal dengan cewe monton yang sering terlihat dengan pakaian kaos namun tetap terlihat menawan dan begitu stylis sekali ketika dipandang. Namun walaupun begitu Zulfiye Taffa, tetap terlihat stylish dan begitu islami cantik sekali. Yuk langsung saja intip dan follow Instagramnya @thehijabstylist


3. Aghnia Punjabi

Kalian tinggal di malang tentunya salah satu hijaber cantik ini tidak asing lagi bukan. Ya, Aghnia Punjabi meruapakan salah satu dari serangkaian selegram asal Insonesia yang dikenal dengan gaya hijabnya yang terlihat begitu anggun dan begitu ciamik sekali. Cewe Hijabers asal malang ini sering sekali terlihat.

Dengan menggunakan celana kulot ataupun sering disebut dengan rok-rok panjang. Gaya Aghina Punjabi ini sendiri bisa dibilang casual dan sederhana, namun dibalik kesederhanaan itu dia berhasil membuatnya semakin anggun dan terlihat begitu muslimah sekali. Yuk langsung saja intip dan follow Instagramnya @aghniapunjabi

4. Lilfaraaah

Lilfaraaah merupakan salah satu dari serangkaian Fasion hijab yang memiliki dan mempunyai gaya ciri khasnya yakni halus dan feminism. Lilfaraah sering juga mengguankan warna-warna yang membuatnya terkesan feminine dan terlihat cantik sekali. Yuk intip dan langsung saja follow Instagramnya @lilfaraaaah


 

<-Back

 1 

Continue->






Add comment to this page:
Which entry do you want to comment?
Your Name:
Your message: